Tulang Bawang Barat (Media Kolaborasi): Tahapan Pemilihan Kepala Tiyuh (Pilkati) di Tiyuh Margo Mulyo, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) saat ini masih berjalan pada proses verifikasi administrasi para bakal calon.
Di tengah tahapan tersebut, nama Dedek Kuswara mencuat sebagai salah satu figur muda yang menyatakan kesiapan untuk mengabdikan diri membangun Tiyuh Margo Mulya.
Putra daerah yang tumbuh besar dan mengenyam pendidikan di Tiyuh Margo Mulyo ini membawa gagasan pembangunan dengan visi “Mewujudkan Tiyuh Margo Mulya yang Maju, Mandiri, dan Bermartabat.”.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan semangat membangun dan gagasan perubahan yang dibawanya, Dedek Kuswara hadir membawa harapan untuk mewujudkan Tiyuh Margo Mulya yang lebih maju, mandiri, dan bermartabat.
Baginya, visi tersebut bukan sekadar rangkaian kata, melainkan sebuah cita-cita untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan tiyuh yang lebih baik serta pembangunan yang berpihak pada masyarakat.
Sebagai bagian dari masyarakat Margo Mulyo, Dedek Kuswara mengaku memahami berbagai potensi dan tantangan yang dimiliki tiyuh. Menurutnya, kemajuan daerah harus dibangun melalui keterlibatan bersama antara pemerintah tiyuh dan seluruh elemen masyarakat.
“Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kebersamaan, keterbukaan, dan semangat gotong royong agar setiap program yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya, yang pernah menjadi operator tiyuh, dan pendamping tiyuh ini.
Tiga Pilar gagasan utama menjadi arah pemikirannya dalam membangun Tiyuh yakni Maju, Mandiri, dan Bermartabat. Maju berarti mendorong pembangunan tiyuh yang berkelanjutan melalui peningkatan infrastruktur, kualitas pelayanan masyarakat, serta pemanfaatan teknologi dalam tata kelola pemerintahan agar lebih transparan dan efektif.
Mandiri diwujudkan dengan mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki masyarakat, terutama sektor pertanian, perkebunan, serta pengembangan UMKM. Menurutnya, kekuatan ekonomi masyarakat harus menjadi fondasi penting dalam membangun kemandirian tiyuh.
Sedangkan Bermartabat menjadi nilai yang menekankan pentingnya menjaga adat, kebersamaan, dan nilai-nilai sosial masyarakat.
“Pentingnya pelayanan publik yang adil, terbuka, dan dapat dirasakan seluruh warga, serta mengutamakan kolaborasi dengan masyarakat dalam setiap pembangunan,” kata dia.
Dedek Kuswara menyampaikan bahwa apabila mendapat kepercayaan masyarakat, dirinya ingin membangun pemerintahan tiyuh yang melibatkan seluruh unsur masyarakat, mulai dari pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga kaum perempuan.
Menurutnya, pemimpin harus mampu menjadi penghubung antara harapan masyarakat dan kebijakan pembangunan.“Seorang pemimpin adalah pelayan masyarakat. Amanah yang diberikan harus dijalankan dengan tanggung jawab, kejujuran, dan komitmen untuk kemajuan bersama,” katanya.
Saat ini, pelaksanaan Pilkati Margo Mulyo masih berada dalam tahapan administrasi sesuai mekanisme yang berlaku. Seluruh bakal calon masih menunggu proses verifikasi sebelum memasuki tahapan berikutnya.
Bagi masyarakat Margo Mulyo, proses Pilkati menjadi kesempatan untuk menentukan arah pembangunan tiyuh ke depan. Berbagai gagasan dan program yang ditawarkan para bakal calon nantinya akan menjadi bahan pertimbangan masyarakat dalam menentukan pilihan.
Dedek Kuswara berharap seluruh tahapan Pilkati dapat berjalan dengan baik, aman, dan demokratis.”Dalam suasana Pilkati ini mari kita tetap jaga persatuan serta bersama-sama mengawal proses demokrasi di Tiyuh Margo Mulyo ini dengan kondusif, aman, dan nyaman,” pungkasnya.(*)
Editor : Arie















