Prabowo Siapkan Ambulans Udara, TNI AU Uji Evakuasi Medis di Pesisir Barat Lampung

- Penulis

Selasa, 29 September 2026 - 00:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat (Media Kolaborasi): Presiden Prabowo Subianto terus mendorong penguatan layanan kesehatan nasional, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil dan sulit dijangkau melalui jalur darat.

Salah satu langkah yang disiapkan pemerintah adalah menghadirkan ambulans udara untuk mempercepat evakuasi pasien dalam kondisi darurat.

Pemerintah menyiapkan ambulans udara agar masyarakat di daerah terisolasi dapat memperoleh pertolongan medis lebih cepat tanpa harus menempuh perjalanan darat yang memakan waktu berjam-jam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada 2026, pemerintah telah menyelesaikan pembangunan 22 rumah sakit baru di sejumlah kabupaten dan kota yang sebelumnya belum memiliki rumah sakit. Selain memperluas fasilitas kesehatan, pemerintah juga berupaya memperkuat akses transportasi medis untuk menjangkau masyarakat di pelosok negeri.

Sebagai bagian dari persiapan tersebut, TNI Angkatan Udara (TNI AU) menggelar latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, pada 22-24 September 2026.

Dalam latihan itu, TNI AU mengerahkan empat armada udara, yakni satu helikopter H-225 Caracal, dua helikopter EC-120B Colibri, dan satu pesawat Cassa C-212i. Personel yang terlibat menguji kemampuan evakuasi, koordinasi antartim, serta kesiapan fasilitas kesehatan dalam menerima pasien darurat.

Latihan tersebut juga melibatkan tenaga medis, ambulans, rumah sakit, dan pemerintah daerah untuk memastikan seluruh tahapan evakuasi berjalan sesuai prosedur, mulai dari penjemputan pasien hingga proses rujukan ke rumah sakit.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat turut mendukung kegiatan tersebut dengan mempersiapkan infrastruktur kesehatan. Salah satunya melalui pengecekan kesiapan helipad di RSUD KH. Muhammad Thohir Krui agar rumah sakit dapat mendukung proses evakuasi medis melalui jalur udara.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan latihan tersebut. Ia berharap kegiatan itu dapat meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menangani kondisi darurat medis, terutama di wilayah yang sulit dijangkau kendaraan darat.

Dari kegiatan ini kami berharap ada tindak lanjut evaluasi dan kegiatan serupa dapat kembali dilakukan pada waktu yang akan datang, dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan evakuasi medis apabila terjadi bencana,” ujar Sekda, Rabu (23/9/2026).

Presiden Prabowo beri atensi khusus terhadap penguatan layanan kesehatan

Di tahun 2026 ini, setelah selesainya pembangunan 22 Rumah Sakit baru di Kabupaten/Kota yang belum mempunyai Rumah Sakit, Presiden Prabowo secara bertahap menyiapkan ambulans udara untuk menjangkau wilayah yang membutuhkan waktu lama lewat darat.

Kesiapan ambulans udara ini mulai diuji, salah satunya melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Pesisir Barat, Lampung.

“Solusi ini disiapkan agar masyarakat di daerah terisolasi atau sulit dijangkau jalur darat dapat segera mendapatkan pertolongan dan akses menuju fasilitas kesehatan,” tulis Seskab Teddy Indra Wijaya, dalam akun Instagram resminya, Senin (28/9/2026).

Seperti disampaikan Presiden Prabowo, ambulans udara diharapkan dapat menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini membutuhkan perjalanan darat 5 hingga 9 jam menuju rumah sakit.

Karena dalam kondisi darurat, waktu sangat berarti.

Insyaallah negara akan terus hadir, hingga pelosok negeri. Memperpendek jarak, mempercepat pertolongan, dan pada akhirnya menyelamatkan nyawa.

Prabowo Dorong Akses Kesehatan hingga Pelosok

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyampaikan rencana penyediaan ambulans udara berupa helikopter dan pesawat kecil dalam pidato pengantar Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN 2027 pada 14 Agustus 2026.

Prabowo menyoroti kondisi masyarakat di sejumlah daerah yang harus menempuh perjalanan darat selama lima hingga sembilan jam untuk mencapai rumah sakit.

Menurutnya, keterbatasan akses transportasi dapat menjadi kendala serius ketika pasien membutuhkan penanganan medis secepat mungkin.

Melalui ambulans udara, pemerintah ingin memangkas waktu perjalanan dan menjangkau wilayah yang memiliki keterbatasan infrastruktur jalan. Helikopter dan pesawat kecil juga diharapkan mampu mendarat di lokasi yang memungkinkan, seperti lapangan rumput, lapangan pasir, maupun kawasan tertentu di tepi sungai.

Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan darurat, termasuk pasien kecelakaan, penderita penyakit kritis, serta ibu hamil yang mengalami komplikasi persalinan.

Pemerintah tidak hanya perlu menyiapkan armada udara, tetapi juga memastikan ketersediaan tenaga medis, fasilitas pendaratan, rumah sakit rujukan, dan sistem komunikasi yang terintegrasi agar proses evakuasi berjalan efektif.

Latihan di Pesisir Barat menjadi salah satu upaya untuk menguji kesiapan personel dan sarana pendukung sebelum pemerintah menerapkan layanan ambulans udara secara lebih luas.

Melalui langkah tersebut, pemerintah berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih merata, sehingga masyarakat di wilayah terpencil memiliki akses yang lebih cepat terhadap pertolongan medis.

Negara diharapkan mampu hadir hingga ke pelosok negeri, memperpendek jarak, mempercepat pertolongan, dan membuka peluang lebih besar untuk menyelamatkan nyawa.(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Prabowo Reshuffle Kabinet 2026, Ini Daftar Menteri dan Pejabat Baru
DPR Sahkan APBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun
Kemendagri Beri Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Papua, Ini Daftar Penerima
Anggaran Pendidikan 2027 Naik Jadi Rp824 Triliun, Pemerintah Perkuat Beasiswa hingga Renovasi Sekolah
Delapan Aki Pemantau GAK Hilang, Pengiriman Data Vulkanik Terancam Terganggu
Pengurus PWI DIY 2025–2030 Dilantik : Sri Sultan HB X, Tegaskan Etika Pers di Era Viralitas
AJP Award: 347 Karya Masuki Tahap Penjurian
PWI Pusat Rampungkan Draf Penyempurnaan PD/PRT: Perjelas Mekanisme Pemilihan Ketum dan Pembentukan Majelis Tinggi

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Prabowo Reshuffle Kabinet 2026, Ini Daftar Menteri dan Pejabat Baru

Rabu, 30 September 2026 - 00:07 WIB

DPR Sahkan APBN 2027, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

Selasa, 29 September 2026 - 23:25 WIB

Kemendagri Beri Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Papua, Ini Daftar Penerima

Selasa, 29 September 2026 - 22:42 WIB

Anggaran Pendidikan 2027 Naik Jadi Rp824 Triliun, Pemerintah Perkuat Beasiswa hingga Renovasi Sekolah

Selasa, 29 September 2026 - 00:44 WIB

Prabowo Siapkan Ambulans Udara, TNI AU Uji Evakuasi Medis di Pesisir Barat Lampung

Berita Terbaru

Oplus_131072

Internasional

Prabowo Reshuffle Kabinet 2026, Ini Daftar Menteri dan Pejabat Baru

Kamis, 1 Okt 2026 - 16:47 WIB